Bismillaah...
Sesungguhnya konsisten dengan busana islami dapat mencegah datangnya fitnah dan menjauhkan dari hal-hal yang dapat mendatangkan bahaya. Busana Islami juga dapat mendorong untuk memiliki rasa malu, kesucian diri, dan kewibawaan, menjauhkan diri dari tuduhan keji, serta menjaga kaum wanita dari orang-orang fasik untuk menyakiti mereka, berbicara kotor, celaan, dan pandangan yang buruk.
Kita tidak habis pikir, mengapa wanita memamerkan tubuhnya, anggota badannya, dan perhiasannya dengan sangat menggoda, mengundang fitnah, dan melenakan di jalan-jalan, tempat hiburan, tempat rekreasi, tempat kerja, sekolah dan kampus?
Tidakkah ia tahu bahwa menampakkan perhiasan dan kecantikan di hadapan kaum laki-laki adalah bentuk penyimpangan, godaan, dan keburukan yang dapat menyalakan syahwat yang terpendam dalam jiwa mereka? Sungguh, tabarruj tidak lain adalah menawarkan kecantikan seorang wanita di pasar layaknya barang murahan. Sekian banyak mata silih berganti memandangnya. Sehingga ia menjadi pengobar syahwat ke dalam jiwa laki-laki yang melihatnya, yang pada akhirnya laki-laki tersebut akan berbuat dosa dan terjerembab dalam kemaksiatan. Sedangkan kemaksiatan yang menimpa kaum wanita lebih besar lagi. Sebab ia menanggung dosa sejumlah laki-laki yang melihatnya. Dan dialah yang menyeru mereka untuk melakukan kemaksiatan tersebut. Kemaksiatan yang nmengarah kepada cinta syahwat serta terjerumus ke dalam kehinaan dan kekejian. Bahkan dapat mengakibatkan tersebarnya perzinaan. Allah telah berfirman :
إِنَّ الَّذِينَ يُحِبُّونَ أَنْ تَشِيعَ الْفَاحِشَةُ فِي الَّذِينَ آمَنُوا لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ۚ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
Artinya : " Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar perbuatan yang keji itu (berita bohong) tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, mereka mendapat azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui". ( QS. An-Nuur [24] : 19 )
Islam telah menjaga wanita dengan sebaik-baik penjagaan. Islam telah memuliakannya dengan sebenar-benar pemuliaan. Islam telah memerintahkan kepadanya untuk menjaga diri dan ber-hijab serta tidak menampakkan sedikitpun bagian-bagian tubuhnya yang dapat menimbulkan fitnah dari kaum laki-laki. Oleh karena itu, musuh-musuh Islam senantiasa berusaha menjauhkan wanita dari hal-hal yang dapat menjaga wanita dan sebisa mungkin mendorongnya untuk menampakkan berbagai anggota tubuhnya yang dapat menimbulkan fitnah. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, mereka menggunakan semboyan ucapan untuk mengganti kalam Allah dan hikmah-Nya dengan secuil perhiasan dunia yang fana.
Dilandasi karena maraknya budaya sufur dan tabarruj yang dapat menghancurkan budaya islami, memporak-porandakan tatanan rumah tangga, dan merobohkan kemuliaan Islam dalam jiwa manusia, maka melalui goresan ini yang dikutip dari sebuah buku "Syuruuthul-hijaab_Shuuniiy Jamaalaki bil-hijaab" Penulis "Dr. Asy-syahhat Ahmad Ath-Thahhan Wala' Muhammad" Cetakan I Juni 2010, untuk menjelaskan syarat-syarat hijab bagi wanita muslimah dan kesalahan-kesalahan dewasa ini yang dilakukan wanita, yang banyak menyelisihi syarat-syarat tersebut.
Insyaa Allaah akan Saya posting hingga pada lembaran terakhir dalam Buku tersebut.... Semoga bermanfaat...
** Ikuti dan Baca teruss postingan dari Blog ini Yaaaaahh ^_^ **
Tidak ada komentar:
Posting Komentar